Walaupun Negara 99% muslim , Beginilah Cara Turki Memperlakukan Anjing Liar

Seorang wanita muda memberi makan tiga anjing liar di atrium pusat perbelanjaan Migros 5 Antalya, Turki. Dia membawa beberapa paket makanan anjing. Setelah selesai, dia pergi ke mal. Sekitar satu kilometer dari mal, 8 anjing liar bersantai di depan pintu masuk bank, berbaur dengan antrean nasabah. Pemandangan seperti ini hanya bisa ada di Turki.

Anjing liar di Turki umumnya jinak dan tidak agresif. Mereka bebas berkeliaran di jalanan, taman kota, stasiun kereta api, bahkan halaman masjid. Anak-anak dan orang dewasa terbiasa berinteraksi dengan hewan-hewan ini. membelai, peluk atau beri makan dan minum. Warga tidak merasa terganggu, apalagi mengusir.

Orang Turki memperlakukan anjing liar dengan sangat baik, sama halnya dengan kucing liar. Mereka dengan sukarela mengisi wadah makanan di tempat anjing liar berkerumun. Bahkan toko daging atau restoran di Turki rajin menyediakan “jatah” untuk anjing liar.

Faktanya, hampir setiap kota memiliki mesin penjual otomatis makanan anjing. Cukup dengan memasukkan botol plastik bekas atau uang kertas 1 TL (Rp 900), mesin penjual otomatis akan mengeluarkan makanan anjing. Nah, makanan ini bisa dinikmati langsung oleh anjing liar.

Saat musim dingin ada beberapa orang Turki yang menyediakan selimut. Banyak pemilik toko juga membiarkan anjing liar tidur di toko untuk mendapatkan kehangatan.

Muslim Turki bukanlah anti-anjing

99 persen populasi Turki mengidentifikasi diri sebagai Muslim. Beberapa memiliki anjing untuk menjaga ternak, membantu bertani, berburu, dan sebagai hewan peliharaan. Memang, Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Ibu Negara Emine Erdogan mengadopsi seekor anjing cacat dari tempat penampungan. Mereka memanggilnya Leblebi.

Namun, sebagian besar Muslim Turki lebih suka “merawat” anjing liar. Mereka tidak memiliki anjing di rumah atau apartemen mereka, karena berbagai alasan. Seperti pelanggaran terhadap kebebasan hewan, juga terkait dengan posisi anjing dalam pandangan Islam. Mereka yang mengamalkan shalat akan mensucikan diri jika menyentuh mulut, ludah dan kotoran anjing. Sesuai dengan pandangan Mazhab Hanafi yang dianut mayoritas Muslim Turki.

BACA JUGA  Bikin Lidah Bergoyang , Inilah 10 Jajanan Jalanan Terfavorit Di Turki

Peran anjing dari era Kekaisaran Ottoman

Persahabatan antara orang Turki dan anjing sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Berawal dari era Kerajaan Utsmani (Ottoman). Saat itu, anjing liar berperan sebagai penjaga lingkungan. Mereka menggonggong untuk memperingatkan orang-orang ketika terjadi kebakaran.

Masjid-masjid di era Ottoman menyediakan bak minum khusus untuk hewan liar, termasuk anjing. Sebuah yayasan amal juga didirikan untuk menyediakan makanan bagi mereka. Konsep merawat hewan liar berasal dari ajaran Islam yang memerintahkan manusia untuk bersikap baik dan adil terhadap makhluk hidup ciptaan Allah SWT.

Anjing liar di Turki dilindungi oleh hukum

Turki memiliki undang-undang kesejahteraan hewan, yang menyediakan tempat yang nyaman bagi kucing dan anjing liar, di tengah kehidupan masyarakat. Untuk memenuhi haknya, pemerintah Turki memberikan banyak fasilitas khusus.

Di setiap kota terdapat rumah kucing dan anjing liar, rumah sakit dan pusat rehabilitasi, serta taman khusus. Bahkan ada program Pekan Adopsi di kota Antalya, yang memungkinkan orang tua hewan peliharaan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi kucing dan anjing liar.

Anjing liar diberi microchip

Pihak berwenang di Turki mengambil ratusan anjing liar, mensterilkannya, memberikan berbagai vaksin termasuk rabies dan memasang microchip (biasanya di telinga mereka). Microchip tersebut berisi informasi dan riwayat kesehatan anjing liar. Alat ini memungkinkan pelacakan hewan yang lebih baik, memfasilitasi perawatan medis dan mempercepat pencarian anjing liar yang mati.

Setelah microchip terpasang, anjing liar tersebut dilepasliarkan ke habitat aslinya. Kecuali bagi mereka yang sakit atau berpotensi berbahaya. Mereka akan ditempatkan di pusat rehabilitasi khusus. Microchip juga bertujuan untuk mengendalikan populasi anjing liar di seluruh Turki, yang sudah m

BACA JUGA  Ternyata Santa Claus Aslinya Dari Negara Mayoritas Muslim, Makamnya Ditemukan Di Turki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *